Masih Ingat Sinetron Keluarga Cemara?
Ada yang Masih Ingat Sinetron "Keluarga Cemara"? Yang Dulu Tayang Di RCTI?
Ya...!!! Benar Sekali Sinetron Keluarga Yang Penuh Nilai Edukasi tentang menjalani hidup yang penuh kesederhanaan.
Keluarga Cemara merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan pada tanggal 6 Oktober 1996 hingga tamat pada tanggal 28 Februari 2005. Sinetron ini pada awalnya ditayangkan RCTI, 2 tahun kemudian dilanjutkan penayangannya oleh TV7. Pemeran utama sinetron ini antara lain Novia Kolopaking, Lia Waroka, Adi Kurdi, dan Ceria HD.
Sinetron Yang Dibuat Oleh Atmo Production ini bercerita tentang seorang keluarga yang dulunya sangat kaya, tapi akhirnya bangkut, namun abah tetap semangat menjalani hari hari nya bersama keluarga yang sangat di sayanginya. ketiga anaknya yaitu Euis, Rara Dan Agil, juga tidak pernah mengeluh atas nasib yang mereka alami, ketiga anaknya juga malah sangat senang membantu orang tuanya, sepulang sekolah Euis berjualan Opak(makanan yang terbuat dari Ubi/Singkong).
Banyak kisah yang dapat diambil dalam kisah Keluarga Cemara,mulai
dari sang abah yang tidak pantang menyerah untuk menghidupi keluarganya
biarpun harus menjadi tukang becak dan dia tidak malu dengan profesi
tersebut. Yang kedua sang emak, dia tetap setia kepada abah walaupun dia
sudah jatuh dari posisi terhormatnya, emak juga ikut membantu abah
dalam menghidupi kebutuhan keluarganya dengan berjualan opak. Dibalik
hubungan yang mesra antara abah dan emak, Hubungan orang tua dan anak
yang penuh kasih sayangpun juga dicontohkan dalam sinetron ini. Dalam
sinetron ini diceritakan bagaimana sang anak sangat pengertian kepada
orangtuanya. Mereka tidak meminta macam-macam kepada orang tuanya dan
sadar akan kondisi orang tuanya. Mainan - mainan yang dimiliki teman -
temannya seusianya tidak mereka miliki, namun mereka tetap tidak
merengek untuk dibelikan mainan tersebut, bahkan mereka ikut membantu
kedua orangtuanya bekerja ada yang membantu berjualan opak di pasar ada
juga yang membantu abah dalam mencari penumpang untuk becaknya.
Saat
penulis dahulu menonton serial tayangan Keluarga Cemara benar-benar
membuat terenyuh dan mengajarkan kita betapa penting arti keluarga.
Cerita yang ditampilkan dalam Keluarga Cemara sangat natural sekali dan
tidak dibuat-buat. Kekuatan karakter pada setiap tokoh yang bermain
dalam serial ini mampu membawa penonton untuk bisa dengan mudah menagkap
pesan moral dalam setiap episode. Sangat rindu sekali melihat tayangan
seperti Keluarga Cemara. Mudah-mudahan aka nada lagi serial seperti
Keluarga Cemara. Berbeda dengan kondisi sinetron yang ada di layar kaca
sekarang yang menawarkan kisah percintaan dan minim pesan moral. Serial
ini layak untuk diputar kembali untuk bisa direnungi setiap keluarga
yang ada di Indonesia agar lebih menegerti betapa dalam arti penting
Keluarga. Sebuah Harta yang Paling Berharga.
Category: Entertainment

0 comments