SERPIHAN HATI YANG KUBAWA MATI

Admin Abdi Karo | 4:22 AM | 0 comments


















Cerita  Ini Ditulis:  Oleh Siska 
Kerasaan,11 Agustus 2015



Sudah  seminggu ini dia tampak melintasi jalan depan rumah ku. Kebetulan rumah ku sangat dekat dengan jalanan aspal kecil tepatnya di GG.Merak No 33.
dreeeeeemmmmm,,,
Suara sepeda motor itu yang selalu terdengar,,,memang  agak sedikit berbeda dengan yang lainnya, sedikit kasar tapi tak menghilangkan suara asli kendaraan itu.  Ternyata  sosok lelaki yang hampir setiap hari nya terlihat . mungkin lelaki itu akan berangkat kerja. Tapi begitu muak aku melihatnya,,haruskah dia yang selalu melewati dpan rumahku,,?? Sok kegantengan. Kataku benci
 Dika,,??!!!  
panggil salah seorang, ternyata .Tora yang memanggil lelaki itu..

Tora  adalah kenalan baru ku saat aku mulai menempati rumah ini, yang di beli ayah, setelah ayah menjual rumah kami di perkotaan.  Tora tinggal di sebelah kanan rumah ku yang berjarak sekitar 300 meter. Tora baik, suple, humoris, pinter banget ngegombal
Dan Aku Diana,nama simple yang diberi almh nenekku dulu.,.aku cuek,,gak peduli sama  urusan orang lain,lebih suka suasana tenang dan agak pendiam.

   Diana,,??!!!
 Lamunan ku terhentak seketika
Panggil ibuku,,yang sedari tadi sedang  menebarkan aroma menggoyangkan lidah dan perut yang di sajikan nya di dapur
Iyaa bu,,?? Sahutku singkat sambil lari kecil

    Ngapain kamu di depan teras dari tadi ?? “ tanya ibu penasaran
Hmmmmmmm,,,,
Baru pengen di bantuin sama anak gadis nya kok malah neng ngarep ( keluarlah bahasa jawa) yang buat aku terbiasa dengan ucapan yang sering aku dengar itu.
“masih terdiam,,,sambil mengernyatkan dahi”
Tokkkkkk,,,,,,,Adduhhh,,,,,,!!sakit bu.
Kamu sih,,memang nya ibu lagi ngomong sama panci,,,!!!?? kog diam saja.
Hiihiiii,,,

Lagi kepikiran bu. Kepikiran apaan sihh ??? tnya ibu penasaran lagi
Ke..pi...ki...ran,,,,,,,,,
Kalo perut udah bedug magrib bu,,,,ahahahh
Husshhhh,,,kayak orang mau buka puasa aja, bilang nya bedug magrib.

Pura-pura bego aku,,dan untung nya ibu tak jarang mengingat lagi apa yang aku ucapkan baru saja.
Emmm,,,aromanya buat laper bu. Ya udah makan gih,,ibu berkata

Tapi ini Waktunya ke kampus bu,,,
Pulang aja ya bu Diana makan,diana buru-buru nih. Iya nak,,,hati-hati di jalan  ya “kata ibu”

Ku lihat Jarum jam sudah berputar ke angka 11.30, huhhhh ngantuk dan selalu ngantuk kalau udah waktunya ngampus, “ kataku dalam hati”

Angkot,,yahh angkot la yang selalu menemani diana ketika pergi hingga pulang dari kampusnya.tak ada bedanya ketika dia tinggal di rumah nya yang sekarang telah di tempati orang lain

Kiri bang,,,,,,
Diana awasss,,,,,!!?
Fathan apaan sihh??!!!!!

Kamu hampir ke senggol motor itu. Masa gak liat ???
Emang !!!!!!
Kataku jutek

Kog gak ada makasih-makasih nya??fathan bertanya dengan nada jeles nya
Aku hanya diam,,,itu lah jurus terampuh ku untuk menghindari mantan yang kasar itu, egois dan over protective.
Langsung saja ku tinggal kan dia

>> 
Malam telah tiba dan mulai menyergap tubuhku yang baru saja se usai mandi dan sedang duduk d dpan teras rumahku
Dan lagi,,lelaki itu tampak dimataku dan,,,,,dan,,,,,,dia malah ada di hadapan ku
(spot jantung)
“diana ya ??sapa lelaki itu
Apa !! jawabku sinis
Boleh kenalan ?
Enggak !!
Rasa benci yang aku rasain ke dia makin menjadi-jadi aja, padahal setelah hampir 1 bulan dia mendekatiku ternyata dia baik, murah senyum, dan emang ganteng sih

Arghhh,,
Ku hapus-hapus wajahku dengan tlapak tangan ku dan aneh nya aku mulai seperti orang yang sedang kasmaran,,iyahhh seperti orang gila

Wahhh,,
Gak boleh di biarin ne,,
Nanti malah beneran, aku ada feel sama dia
Tapi kan mencintai itu gak ada salah nya. “Kata ku dalam hat”
Semakin lama mengenal dan dekat dengan nya,, semakin la aku mulai benar-benar jatuh cinta. Bahkan apapun yang orang lain katakan tentang nya, aku tak peduli. Memang benar kalau pepatah mengatakan “ cinta itu buta”
Benar saja,
Aku selalu mengingatnya, mengenang setiap moment bersamanya walau 1 menit pun aku tak melupakannya begitu saja
Setiap di dekat nya aku merasa dia lah lelaki yang selama ini aku nanti.

4 bulan telah berlalu aku mengenal nya,,
Mimpi yang aku anggap akan jadi kenyataan sebentar lagi telah membuat aku semakin ingin hidup kekal, agar dapat bersamanya selamanya

1 minggu dia mulai tak tampak dan jarang sekali ke kediamanku. Aku sms n telpon dia,,juga tak ada jawban yang berarti.
Aku begitu rindu dengan nya..tapi pikiran ku tetap pada pendirian ku. Argghh,,,dia tak mungkin  macam-macam, dia tak mungkin pergi meninggalkan ku. Wlaupun akua tau bahwa kami tak ada hubungan seperti pacaran. Kami hanya seorang manusia yang masing-masing tak punya pasangan. Hanya itu yang aku tau

Tiba-tiba
Ada seseorang memanggil dari pintu depan rumahku
Permisi,,
Permisi,,

Aku kaget dan cepat-cepat ke depan melihat siapa yang bertamu ke rumahku.
Iyaaa,,”kataku dengan bibir agak sedikit rapat,,,dan suara yang lembut sekali,,mungkin krna ku lapar. Pikirku

Maaf,,,
Ini mbak diana bukan ? kata tamu yang aku sendiri juga tak mengenalnya

Bner,,
Mbak siapa ya ?

Saya intan,,,
Tmennya rere,,
Rere siapa ??kata ku yang mulai penasaran dan suara yang lumayan keras

Calon istrinya dika mbak dan saya ingin memberi undangan pernikahan mereka mbak...

#sontak,,,tubuhku seperti tak bertulang,,,
Semua terasa sakit dan nafasku tak beraturan, tubuh juga menggigil seperti orang yang sedang merasakan kedinginan yang teramat luar biasa. Tanpa satu kata pun yang bisa aku lepas dari bibir yang sedari tadi tak ada makan sama sekali. Rasany terlalu pahit hinggal rasa lapar pun tak lagi terasa
Satu hari kemudian, tepanya malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Dika ke rumah ku,,padahal sudah lebih dari seminggu dia tak tampak.
Assalamualiakum,,
Walaikumsalam

Dika ??
Raut wajahku tampak sekali bahwa aku sangat sangat merindukan dia. Aku ingin sekali mengungkapkan perasaan terdalam ini,,,tapi. Tapi aku ingat wanita yang akan jadi pendamping hidup nya
Heyyy,,,diana
Kamu kenapa ??
kog paranoid gitu ngliat aku ?? tanya dika keheranan

Ku ulurkan tangan ku tapi entah mengapa tangan ini gemetar, tapi ku coba untuk kuat di depan nya,,,
“ku ucapkan “ selamat ya,,minggu ini kamu akan menikah dengan wanita pilihan mu. Tapi,,,,air mata seperti tak bisa terhenti, dia mengalir seperti air sungai tapi tak begitu deras karena aku tahan dengan rasa sok tegar ku.
“kamu kog nangis din,,,??!!
ada apa?? Kamu ada masalah ??atau aku menyinggung perasaan mu??
Dika yang begitu pedulinya dengan apa yang aku rasakan,,,tapi tak begitu peka dengan rasa cinta yang memburu nya selama ini

Dan seketika Aku peluk dia,,erat dan tanpa rasa malu sedikit pun. Walau sebenarnya apa yang aku lakukan ini tidak pantas, tapi aku tak peduli. Yang aku tau,,bahwa hari ini bahkan selamanya aku akan tetap jadi seseorang yang selalu mendampinginya. Rasa semakin ingin memilikinya pun begitu kuat hingga aku tak ingin melepas pelukan ini,
Tapi tersadar la aku, setelah hampir setengah jam aku memeluknya. Aku langsung melepaskan pelukan itu dan lari dari hadapan nya. Dika terheran karena tingkahku begitu aneh, tapi tak lama mungkin dika di panggil Tora, karena suara Tora jelas terdengar di telingaku saat aku langsung pergi meninggalkan dika ke kamar tadi.

##
Malam ini,,adalah malam pesta pernikahan Dika dan Rere
Aku seperti wanita terbodoh, jika aku tetap menghadiri pesta itu. Dan aku seperti wanita tak tau diri, jika aku tak menghadiri pesta pernikahan nya.
Yang ku rasakan saat ini, hatiku seperti pecahan batu yang tak bisa di satukan kembali, dia mencintai orang lain bahkan malam ini adalah pesta pernikahan nya. Hal yang selama ini aku lakuin tak berarti baginya,,
Kata kagum dan hati yang telah sepenuhnya mencintainya kini hanya bualan bibirku saja.do’a yang selalu ku panjatkan, sudah tak ada lagi harapan.
Aku benci dia,,aku benci tuhan, aku benci hidupku dan aku benci semuanya ...................!!!!!!!!!!!!!

Teriakku,,,
Diana ??
Kamu kenapa nak ???? buka pintu nya,
Diana ?!!! buka nak,buka,,,

Aku tak ingin membuat ibuku panik, perlahan ku sentuh kunci pintu kamarku dan membukanya.
Tapi,,wajahku begitu lusuh,,seperti pakaian bekas,,
Nak,,kamu kenapa ???
kenapa teriak sekeras itu ? ibu kaget,,
Kalau kamu ada masalah,,kamu cerita.
Ku tatap wajah ibu dan ku lihat mata ibu memerah dan mengeluarkan air di kedua mata tua nya.
Tapi ku balas pertanyaan ibu dengan senyuman manis,,walaupun aku tak tau apa senyum ini senyum trakhir yang bisa ku beri untuk ibu, ayah

Kamu terlihat pucat nak,
Wajahmu tampak banyak sekali masalah. Cerita lah sayang, ibu akan setia mendengarkanmu.
Diana gak kenapa-kenapa bu, diana mau pamit bu, diana pinjam motor ya ??
kamu mau kemana nak ?? biasa juga naek angkot kemana-kemana.ibuku mulai panik

diana mau ke rumah bu”de bu, kemarin udah janjian. Kataku singkat tanpa basa-basi.
Kamu di rumah aja ya nak,,ibu takut. Perasaan ibu serasa gak enak

Bu,,,
Ibu kan pernah bilang, jika kita berhati-hati dan waspada, semua akan baik-baik saja dan gak ada yang namanya takdir. Karena takdir terjadi hanya untuk orang yang mudah menyerah. Diana selalu mengingat nasehat ibu yang ini.ujarku untuk meyakini ibu

Tapi nak,,,,
Bu,,,
Tolong ya,,sehabis ini, diana janji deh gak males bangun pagi, gak jutek-jutek lagi, dan setiap hari nya kita masak bareng bu.
Pleassssse ???sambil mencium pipi ibu

Ibu diam, mungkin sedang mempertimbangkan nya.
Dan,,,,,,,,,
Ya sudah,,,tapi kamu hati-hati ya nak??
Ingat,,,
Jangan kebut-kebutan

Okeeee bu bossss
Kata ku yang sedaari tadi menutupi kalut di jiwaku.
Aku pergi dan langsung menuju kerumah bu”de ku.
Dalam hati,,( mudah-mudahan bu”de sedang di rumah. Hanya bu”de inah yang bisa ngertiin aku. Karena ternyata bu”de inah adalah teman dari bu”de nya dika.

Tinnnnnnnn,,,,,begitu keras sampai aku terkejut.
woyyyyy,,,mau mati  !!!!!!!! sahut seorang pengendara mobil Truck di sebelah kanan ku dengan wajah yang beringasan. Tapi aku tak peduli, aku hanya diam dan melaju melebihi Truck tadi.


Motorku terus menemani hingga sejam telah berlalu. Rumah Bu”de memang sedikit jauh,,dan motorku mulai belok tak karuan. Karena menghindari lubang yang memang lebar dan,,
Aaaaaaaaaaaaaaa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Brakkkkkkkk
Semua berantakan dan anak kecil yang entah dari mana tertabrak oleh ku.
Darah bercucuran di kepala anak tersebut, tangan dan kaki sperti mengalami patah tulang. Karena motorku begitu kencangnya. Orang di sekitar tampak tak peduli,,dan aku mendekati anak tersebut, walau dengan rasa takut yang teramat ku coba untuk berani dan akan membawa anak kecil tersebut ke Rumah sakit.
Ternyata Rumah sakit ada di seberang sana,,,dan segera aku menggendongnya sambil menyebrangi
Jalan lintas itu dan
Bugggghhhhhhhh,,,,,,,,,,
Tubuh diana dan anak kecil itu terpental hingga sejauh 50 mtr karena bus itu melaju sangat kencang.
Tubuh mungil dan wajah yang manis di baluti cairan merah kental di sekujur tubuhnya. Tangan bahkan kaki terpisah tak karuan. Sungguh hal tragis yang terjadi pada hari itu.
Dan mobil bahkan motor dari arah depan dan belakang saling hantam di jalan itu. Sebuah kecelakaan massal yang menewaskan 2 orang menjadi 8 orang terjadi begitu cepat tanpa di sadari.

Pada akhirnya Diana sama sekali tak bisa memiliki Dika. Dika yang telah menjadi milik orang lain telah bahagia bersama wanita pilihan nya
Dan Diana telah tenang bersama mimpi-mimpi nya, walau tak bisa memiliki Dika sepenuhnya hingga akhir hidupnya.













































Category: , , ,

Tentang Buah Bibir News:
Buah Bibir News Berbagi Informasi, Referensi, dan Inspirasi adalah situs yang di buat pada Juli 2015, situs ini di bangun bertujuan untuk saling berbagi informasi menarik, dengan tujuan menambah wawasan pengetahuan kita bersama. Situs ini di kelola oleh beberapa admin, diantara nya adalah Wawan, Prasti, Jansen, Abdi, dan Jo jika ada pertanyaan dan keluhan kalian dapat menghubungi kami di: { buahbibir18@gmail.com }

0 comments